
Banyak perusahaan mulai mengimplementasikan AI untuk meningkatkan produktivitas, mempercepat analisis data, hingga mengotomatisasi proses bisnis. Namun, ketika AI mulai digunakan dalam operasional sehari-hari, muncul tantangan baru yang sering kali tidak disadari: apakah infrastruktur yang ada mampu mendukung AI inference secara berkelanjutan?
AI inference memiliki karakteristik yang berbeda dengan AI training. Jika training dilakukan sesekali, inference harus mampu melayani permintaan pengguna secara terus-menerus dengan performa yang konsisten.
Beberapa indikator yang dapat menunjukkan bahwa infrastruktur perlu dievaluasi antara lain:
Masalah-masalah tersebut dapat mengurangi efektivitas implementasi AI dan berdampak pada pengalaman pengguna maupun produktivitas bisnis.
Tidak seperti training yang berfokus pada proses komputasi dalam waktu tertentu, AI inference membutuhkan:
Karena itu, modernisasi infrastruktur menjadi salah satu langkah penting sebelum memperluas penggunaan AI di perusahaan.
Untuk mendukung AI inference, perusahaan perlu memperhatikan beberapa komponen utama:
Pendekatan ini membantu perusahaan membangun fondasi AI yang siap mendukung operasional dalam jangka panjang.
AI inference menandai perubahan baru dalam pemanfaatan AI di lingkungan enterprise. Keberhasilan implementasinya tidak hanya bergantung pada model AI yang digunakan, tetapi juga pada kesiapan infrastruktur yang mendukungnya.
Melakukan evaluasi terhadap server, storage, dan network sejak dini dapat membantu perusahaan memastikan bahwa infrastruktur yang dimiliki siap menghadapi kebutuhan AI yang terus berkembang.
(Sumber : www.hitachivantara.com)
Business Park Kebon Jeruk Blok C1-12, RT.1/RW.5, Meruya Utara,
Kec. Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11620
Phone : +62 21 570 4789, Email : support@cssjakarta.com
© 2023 PT. CITRA SENTOSA SOLUSINDO
All rights reserved
© 2023 PT. CITRA SENTOSA SOLUSINDO
All rights reserved